WELCOME TO MY BLOG

A.C Milan

A.C Milan

Kamis, 19 Januari 2012

Drogba 'Memangsa' Torres Hidup-hidup

Torres tak bisa sukses karena ia bermain di bawah bayang-bayang Drogba.

Rabu, 18 Januari 2012, 07:01 WIB
Jonathan Pandapotan
Didier Drogba dan Fernando Torres (DAYLIFE)
VIVAnews - Mantan manajer Chelsea, Carlo Ancelotti, menilai faktor utama Fernando Torres tak bisa sukses di Chelsea adalah karena ia harus bersaing dengan Didier Drogba. Menurut Carletto, Drogba adalah tipe pemain yang sangat kompetitif.

Ancelotti membeli Torres pada Januari tahun lalu dengan biaya 50 juta euro. Ia menjadikan Torres sebagai pemain termahal Premier League.

Akan tetapi, Carletto kini sadar bahwa ia telah membuat kesalahan. Pasalnya, Torres tak bisa berkembang di skuad The Blues karena di sana masih ada sosok Drogba yang sangat dominan.

Manajer Chelsea, Andre Villas-Boas, awalnya memilih Torres sebagai striker utama musim ini. Namun, belakangan ia mulai kembali memilih Drogba karena El Nino tak kunjung menemukan kepercayaan dirinya.

"Saya tidak ingin menghakimi pekerjaan kolega saya (Villas-Boas). Apa yang akan saya katakan adalah bahwa melatih Chelsea, ketika klub berada di tengah-tengah perubahan generasi, sungguh rumit," kata Ancelotti seperti dilansir Mirror Football.

"Contohnya Torres. Dia harus mengalami krisis tinggal di sana. Saya sekarang tahu jika Anda memutuskan untuk berinvestasi besar kepada Torres, Anda harus menjual Drogba."

"Didier seperti Filippo Inzaghi di AC Milan. Ia akan melahap kompetisi apapun. Ini bukan karena ia jahat, Inzaghi juga tidak begitu. Ini hanyalah cara mereka berdua bertahan," imbuh Carletto.

Sejak didatangkan Jose Mourinho pada 2004 lalu, Drogba memang memiliki peran yang sangat vital di Chelsea. Ia berperan besar mengantar The Blues meraih 10 gelar bergengsi. Hingga kini, pemain asal Pantai Gading itu telah membela Chelsea dalam 323 pertandingan dengan rekor 150 gol dan 69 assist.
• VIVAnews

Real Madrid Punya Kunci Datangkan Nani

Madrid akan memberikan penawaran kepada MU sebesar £25 juta atau Rp347 miliar.

Kamis, 19 Januari 2012, 12:50 WIB
Edwan Ruriansyah
Luis Nani (MU)
VIVAnews - Ketertarikan Real Madrid kepada pemain sayap Manchester United, Luis Nani, tampaknya tak terbendung lagi. Kubu El Real juga punya strategi jitu untuk mendatangkan Nani.

Rencananya, Madrid akan memberikan penawaran kepada MU sebesar £25  juta atau Rp347 miliar lebih pada bursa transfer musim panas nanti. Dana itu dinilai setara dengan kualitas Nani sebagai salah satu sayap terbaik di Premier League.

Menurut zerozero, sayap tim nasional Portugal ini sejak lama memang ingin didatangkan pelatih Real, Jose Mourinho. The Special One bermimpi memiliki dua penyerang sayap terbaik di dunia, Cristiano Ronaldo (26 tahun) dan Nani (25 tahun).

Apalagi, kedua pemain ini bisa bermain dengan apik, baik di sisi kanan maupun kiri. Koneksi Portugal juga akan melancarkan komunikasi serta penterjemahan strategi Mourinho, sehingga Nani diharapkan bisa beradaptasi cepat dengan skema Madrid.

Tapi, yang lebih penting dari itu semua adalah koneksi agen. Karena baik Mourinho, Ronaldo, dan Nani berada di bawah bendera agen sama yakni Gestifute yang dipimpin oleh Jorge Mendes.

Gestifute banyak menaungi para pemain terbaik, terutama dari Portugal dan yang pernah terlibat di Liga Portugal. Selain Mourinho dan Ronaldo di Real Madrid, Gestifute juga menaungi Pepe, Angel Di Maria, Fabio Coentrao, dan Ricardo Carvalho. Koneksi agen dan Portugal diharapkan bisa melancarkan jalan Nani ke Madrid. (art)

Rabu, 14 Desember 2011

Raih Sukses Dengan Aktif Berorganisasi Sejak Dini

Di banyak buku management dan leadership sering  dikupas mengenai bagaimana kepemimpinan dapat dilatih dari awal dengan cara aktif di organisasi. Dengan berorganisasi, kita berlatih bagaimana cara membentuk dan menggerakan sebuah komunitas yang terdiri atas individu-individu berbagai tipe, beranekaragam latar belakang dan pola pikir.

Yang penting juga kita bisa membiasakan diri untuk menyampaikan ide-ide secara verbal di depan orang banyak, sekaligus juga melakukan negosiasi, menjadi motivator  bagi tim dan menyakinkan orang lain agar mendukung ide kita dalam melakukan suatu perubahan.
Dan hebatnya dalam organisasi semuanya dilakukan dengan sukarela, beda dengan perusahaan yang ada kaitannya dengan remunerasi. Secara teori kalau anda sukses menggerakkan organisasi harusnya pekerjaan memimpin perusahaan menjadi hal mudah.
Saya sangat merasakan manfaat dari berorganisasi. Sejak masih sekolah (walaupun awalnya karena terpaksa) saya aktif di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Dan minat berorganisasi ini terus saya bawa hingga kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), antara lain dengan aktif di Liga Film Mahasiswa.
Kepada adik-adik yang masih sekolah atau kuliah, kalau memiliki cita-cita ingin memimpin suatu organisasi yang besar atau menjadi CEO (Dirut) persiapkan diri Anda mulai sekarang.
Usahakan terlibat dalam organisasi sekolah atau kampus, intra sekolah maupun eksternal. Karena lewat organisasi, banyak hal yang bisa diperoleh, yang belum  tentu kita dapatkan di bangku kuliah seperti mengorganisir suatu kepanitian, membangun jejaring, mencari dana, bersosiliasi dengan masyarakat dan lain sebagainya.
Tidak jarang siswa/mahasiswa yang berprestasi di bidang akademik mengalami kendala ketika harus berkomunikasi menyampaikan ide-ide yang ada dalam pikirannya. Apalagi kalau harus berhadapan dengan khalayak ramai. Banyak yang tiba-tiba menjadi bungkam seribu bahasa. Dan hal ini mestinya tidak perlu terjadi jika mereka terbiasa berhadapan dengan publik, yaitu dengan melatih diri melalui organisasi.
Coba Anda bayangkan, kalau Anda mulai bekerja, tiba-tiba ditunjuk memimpin suatu rapat, tanpa bekal pengalaman organisasi yang cukup, bisa jadi akan berkeringat dingin. Boro-boro jadi CEO, jadi managerpun bakal dipertanyakan. Bagaimana caranya Anda akan memanage karyawan kalau komunikasi mandeg. Berbeda dengan orang yang terbiasa aktif di organisasi, ini adalah hal biasa dan tidak perlu ditakuti.
Jadi mulai sekarang asahlah kemampuan kepimpinan Anda melalui organisasi. Namun  tentunya juga harus diseimbangkan dengan kegiatan akademik, sehingga anda akan memiliki peluang lebih dalam meraih kesuksesan di masa depan. ***

Diambil dari pengalaman : Husnul Suhaimi

Rabu, 06 April 2011

Dikabarkan Bubar, Ini Jawaban ST12


Grup Band ST12 (Vivanews/ Nurcholis Anhari Lubis)
BERITA TERKAIT
VIVAnews - Sejak awal 2011 ini, grup band ST12 selalu diwarnai isu bubar. Kabar itu kian santer terdengar saat mereka tampil tanpa formasi yang lengkap. Setelah sekian lama bungkam, akhirnya ST12 yang terdiri dari Charlie, Pepeng dan Pepep angkat bicara soal kabar itu.

"Bisa lihatkan, kita baik-baik saja. Selama ini ST12 berjalan dengan baik. Tidak ada masalah apapun yang terjadi. Kalaupun ada yang terjadi, kita mencoba melakukan yang terbaik," kata Charlie, sang vokalis saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Seperti diketahui, grup band asal Bandung ini memang memberikan kebebasan kepada para personelnya untuk berkembang, dan menjalani proyek pribadi masing-masing di bidang musik.
Kesibukan ini dianggap sebagai salah satu faktor yang membuat isi bubar itu semakin kencang menerpa band tersebut. Tetapi, ketiga personel ST12 dengan tegas menyatakan kegiatan yang mereka lakukan tak akan mengganggu keutuhan band itu.

" ST12 tetap menjadi prioritas dan selalu diutamakan oleh kita," ungkapnya.

Band yang populer lewat lagu 'PUSPA' ini meyakini mereka akan tetap bersama. Jatuh bangun mereka saat membangun band tersebut hingga menjadi populer seperti sekarang ini menjadi salah satu semangat ST12 untuk tetap eksis di panggung musik tanah air.

"Totalitas masih sama bahkan bisa lebih bersemangat lagi. Cuma pasti keadaan pasti akan sedikit berubah, tinggal bagaimana caranya agar perubahan ini bisa menuju sesuatu yang baik," ujar Charlie lagi.

Minggu, 30 Januari 2011

Riedl Belum Bisa Menilai Diego Michiels
Diego merupakan muka teranyar pemain keturunan yang ikut menjalani seleksi timnas.
Jum'at, 28 Januari 2011, 16:24 WIB
Edwan Ruriansyah, Haryanto Tri Wibowo
Alfred Riedl mengawasi latihan timnas U-23 (antara)
BERITA TERKAIT
VIVAnews - Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Alfred Riedl belum bisa mengomentari permainan pemain keturunan, Diego Michiels, yang mulai berlatih penuh dengan timnas Pra-Olimpiade, Jumat 28 Januari 2011 pagi.

Diego merupakan muka teranyar pemain keturunan yang ikut menjalani seleksi dengan timnas Indonesia. Bek kanan Go Ahead Eagles ini sudah bisa mengikuti latihan penuh bersama tim Garuda pagi tadi di Lapangan C, Senayan, Jakarta.

Dari sejumlah pemain keturunan yang mengikuti seleksi bersama timnas Indonesia, baru Ruben Wuarbanaran yang 'lolos' seleksi Riedl. Namun, pelatih asal Austria ini belum mau mengomentari peluang Diego.

"Dia baru melakukan latihan pertamanya, jadi terlalu dini untuk mengomentari kelasnya. Kita harus menunggu dua atau tiga hari baru saya bisa beritahu Anda lebih jauh," ujar Riedl usai latihan.

Jordy de Kat menjadi pemain 'asing' terakhir yang dicoret Riedl. Sebelumnya, ada nama James Zaidan dan Vincent Partosoebroto. Sedangkan Arthur Irawan dan Andrea Bitar juga tidak mengesankan Riedl.

Riedl mengungkapkan dua hal yang harus dipenuhi pemain keturunan jika mereka ingin membela timnas Indonesia.

"Kami masih mencari pemain keturunan lainnya. Tapi yang perlu diperhatikan oleh pemain keturunan adalah, pertama adanya keinginan untuk berganti paspor. Kedua, kelas sang pemain. Jika dua-duanya ada, maka dia bisa datang ke sini. Jika salah satun tidak ada, maka ia tidak bisa bergabung," ujar Riedl.
• VIVAnews

4 Pemain Indonesia Magang di Klub Inggris
Mereka akan magang di klub Divisi Satu Liga Inggris, Leicester City.
Jum'at, 28 Januari 2011, 20:05 WIB
Edwan Ruriansyah, Haryanto Tri Wibowo
Maldini Pali (VIVAnews/Haryanto Tri Wibowo)
BERITA TERKAIT
VIVAnews - Empat pemain muda dari Indonesia Football Academy (IFA) berkesempatan untuk magang di klub Divisi Satu Liga Inggris (Championship Division), Leicester City.

Keempat pemain tersebut adalah Yogi Rahardian (gelandang), Rico Andrianto (bek), Maldini Pali (winger), dan Moch Fahmi Al Ayyubi (striker). Mereka akan magang di Leicester Reserve Academy yang dianggap merupakan akademi kelas satu di pentas sepakbola Inggris.

"Kami mendapatkan keempat pemain ini dari proses seleksi yang ketat dan mereka akan bermain di Akademi Reserve Leicester. Saya sudah berbicara dengan (Direktur Akademi Leicester) John Rutkins untuk memberi mereka kesempatan bermain," ujar Presiden Direktur IFA, Iman Arif, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat, 28 Januari 2011.

"Mereka rencananya akan berangkat antara 12 Februari hingga 15 Februari, tergantung visa dan perizinan. Hingga kapan mereka akan berada di sana? Kalau mereka bisa bertahan, maka mereka ada di Inggris hingga kompetisi selesai pada Mei 2011," lanjut Iman.

"Setelah akhir kompetisi akan ada evaluasi apakah mereka bisa masuk tim cadangan Leicester atau tidak. Mudah-mudahan mereka bisa masuk akademi tim utama," kata pria yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional PSSI ini.

Pengiriman keempat pemain IFA ini merupakan salah satu bentuk kerjasama dengan Leicester. Maklum, Iman Arif memiliki saham 20 persen di klub yang dilatih Sven Goran Eriksson tersebut.

"Pengiriman empat pemain ini kalau secara legal bisa dibilang sebagai student exchange. Kalau mereka tidak lolos, maka kami akan mengirim pemain lainnya," Iman menambahkan.

Sementara itu, Pelatih Kepala IFA, Kevin Kent, mengaku yakin Yogi, Rico, Maldini dan Fahmi bisa bersaing saat menjalani magang di Leicester. Sayangnya, keempat pemain tersebut masih mengalami masalah dalam penguasaan Bahasa Inggris sehingga dikhawatirkan akan mengganggu kelancaran komunikasi mereka selama magang di sana. (kd)
• VIVAnews

4 Pemain Indonesia Dikirim ke Kandang Madrid
Bersama mereka akan dikirim pula 12 pemenang undian yang beruntung.
Sabtu, 29 Januari 2011, 15:47 WIB
Zika Zakiya, Muhammad Hasits
Pemain timnas Indonesia (ANTARA/Andika Wahyu)
BERITA TERKAIT
VIVAnews - Empat pemain timnas Indonesia, Ahmad Bustomi, Okto Maniani, M Nasuha, dan Firman Utina, akan mengunjungi markas Real Madrid di Spanyol. Keempatnya bahkan bisa ikut menyaksikan sesi latihan dan laga kandang El Real.

Keempat pemain beruntung ini mendapat sponsor dari Dua Kelinci. Bersama mereka akan dikirim pula 12 pemenang undian yang beruntung.
"Semoga program ini bermanfaat bagi kami semua. Kami juga bisa langsung melihat permainan gaya Eropa," kata Bustomi yang hadir di acara jumpa pers mewakili tiga rekannya yang berhalangan hadir di Lapangan Plaza Area Soemantri Brodjonegoro, Sabtu 29 Januari 2011.

Sayangnya tidak disebutkan jadwal tepat keberangkatan ke-16 orang Indonesia yang beruntung ini. Menurut Edwin Sutiono sebagai Direktur PT Dua Kelinci, harus ada beberapa penyesuaian yang dilakukan. Termasuk soal jadwal para pemain timnas.

Dalam acara jumpa pers ini hadir pula mantan pemain El Real, Luis Figo. Dia datang sejak Jumat 28 Januari kemarin dan akan menemui warga Jakarta di Silang Barat Monas, Minggu besok. (umi)

free counters

Total Tayangan Halaman

Chat Box

Pengikut

SMS GRATIS

A.C. Milan
WELCOME TO ABDILLAH'S BLOG | Template by - Abdul Munir - 2008 - layout4all